Jumat, 15 November 2013

Pesona Celana Keramat



Setiap orang pasti pernah mengidolakan orang lain dalam hidupnya. Entah itu sosok ibu, ayah, saudara, artis, aktor, tokoh agama, tokoh politik, tokoh dari dunia fantasi, dunia animasi, maupun tokoh-tokoh lainnya. Orang yang diidolakan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi setiap penggemarnya. Memiliki seorang idola, biasanya memberikan efek positif bagi perkembangan jiwa penggemar, sebab, seorang idola biasanya menjadi inspirasi dan menjadi motivasi paling ampuh baginya.

Bicara tentang idola, tidak akan pernah ada habisnya. Semua hal tentang sang idola, seperti karyanya, pemikirannya, suaranya, kemampuannya, sikapnya, hubungan personal dan hubungan sosialnya, kebiasaannya, style-nya, semua bak magnet paling kuat bagi setiap penggemarnya.

Seringkali, anda mungkin jenuh mendengar seorang berceloteh sedemikian semangatnya tentang idolanya. Anda mungkin menganggap itu hal yang bodoh, lucu, menggelikan juga membosankan. Mungkin karena bagi anda, apa yang dibicarakan itu hal yang biasa saja, tak penting dan biasanya selalu luput dari perhatian. Namun bagi seorang penggemar, semua itu adalah hal yang paling berharga. Apalagi bila hal tersebut diketahui olehnya pertama kali dan langsung dari sang idola, wuuuuuuu.... bangganya selangit..!!
Aku pernah merasakannya, bahkan hingga detik ini aku masih terus menikmatinya. Aku punya idola, aku selalu terinspirasi olehnya, aku selalu termotivasi olehnya, dan aku.... aku selalu membicarakan semua hal tentangnya. Aku membicarakan karyanya, aku membicarakan pemikirannya, aku membicarakan sikapnya dan aku membicarakan style-nya.

Saat ini mungkin semua sudah tau bahwa aku mengidolakan Shikhei Goh, seorang photografer yang karyanya sudah melanglang buana ketingkat dunia. Awalnya tak terpikir bisa menjadi seorang penggemar seperti ini, sampai suatu ketika di tahun 2011, aku menemukan foto capung hasil karyanya yang mampu menyihir dengan pesonanya hingga membuatku langsung jatuh cinta. Jatuh cinta begitu saja pada pandangan pertama, tanpa tau siapa pemiliknya selain sebuah nama yang tercantum disana, Shikhei Goh.

Rasa penasaran membawaku melakukan hal-hal yang tak biasa aku lakukan. Mencari akun Shikhei Goh diberbagai media sosial. Setelah menemukannya, aku mulai ngeyel dan terus mengamati siapa sebenarnya orang yang telah membuatku mengidolakannya tanpa permisi ini. Aku telusuri semua hal dengan teliti, kelebihannya, kekurangannya, hubungan sosialnya dengan orang lain, termasuk interaksinya dengan penggemar seperti diriku. Tak luput juga dengan kebiasaan dan style-nya. Itu karena aku berpikir bahwa orang bernama Shikhei Goh ini sungguh tidak sopan, masa diriku yang narsis ini sampai berpaling padanya hanya karena sebuah foto?? Gubrakkk.

Dari hasil penelusuran dan pengamatanku tersebut, yang dapat aku simpulkan, adalah : walaupun body nya ndut dan pipinya kayak bapao, beliau punya kharisma tersendiri. Beliau punya karakter. Punya kemampuan belajar yang mengagumkan. Ramah. Humoris. Punya mental juara, dan yang pasti, beliau punya pesona celana keramat yang memikat. Xixixixixi

Oh ya, sebelum kesimpulan diatas aku buat, aku berinteraksi dulu dengan beliau agar aku tak salah penafsiran. Akun ku selalu muncul pada setiap status dan karyanya. Menariknya, waktu aku inbox beliau untuk pertama kalinya, pertanyaanku dijawab dengan ramah. Jawaban khas para idola. Penuh basa-basi. Beugh..... Apalagi fotonya waktu itu jadi juara. Bisa jadi ramahnya itu karena lagi senang, ya ga?
Jawab iya, kalo jawab engga, gue tabok. Xixixixixi

Besoknya aku inbox lagi, beliau masih ramah. Aku tertawa. Besoknya aku lakukan lagi, begitupun besoknya, besoknya dan besoknya. Aku pikir, jika orang ini tetap bersikap ramah menghadapi sikapku yang ngeyel ini, maka dia pantas untuk aku idolakan. Nyatanya beliau lulus. Karena tetap bersikap ramah, sampai detik ini, tidak pernah berubah.
Horeeee!!! Ga salah pilih idola. hehe

Beberapakali, aku sempat berpikir untuk berhenti mengganggunya, dan mengidolakannya saja dengan benar seperti penggemar yang lain. Namun karena sikap ngeyelku terlanjur membekas, aku masiiiiih saja hobi ngeyel dan selalu mengoloknya. Mengatainya gendut, besar, lebar, dan sederet pelesetan lainnya yang dapat membuat telinga panas. Tapi anehnya, dia tidak pernah tersinggung, mungkin karena telinganya sudah kebal dengar ocehan begituan, atau mungkin juga telinganya terbuat dari bahan tahan panas atau semacamnya (abis nulis ini langsung kualat), Xixixixi...

Bicara tentang style sang idola, terutama busana. Aku sering ketawa ngikik. Biasanya orang yang diidolakan banyak orang, akan selalu berusaha menjaga penampilan. Berpakaian rapi, wangi, dan yaaa tebar pesona. Tapi itu tidak kutemui padanya. Lihat saja semua koleksi fotonya, hampir semuanya pake kaos oblong warna item, celana pendek dan sendal jepit. Sementara rekan-rekannya berpakain rapi, celana panjang, sepatu dan pastinya wangi, bisa dilihat qo. Xixixixi

Bicara tentang baju, aku pernah menduga, dan ku pikir bukan hanya aku, orang lain juga menduga yang sama, bahwa didalam lemari pakaiannya hanya ada kaos oblong warna hitam!! Wakakakakakakaakakkkk... (sungguh terlalu diriku ini menuduh sembarangan. Xixiixxi)

Lalu, bicara soal celana, celananya juga cuma itu-itu doang.... celana pendek selutut. Kayak ga pernah ganti celana. Sampe-sampe banyak yang bilang itu celana andalan, itu celana kebangsaan dan macam-macam lagi. Mendengar itu, aku pun gatal mau kasi nama juga buat celana pendeknya tersebut. “celana keramat”, begitu nama baru yang kuberi pada celananya. Tak disangka, banyak yang akhirnya ikut menyebut celana tersebut sebagai “celana keramat”. Xixixixxi
Bicara soal celana keramat ini, aku pernah mengintimidasi beliau melalui BM. Aku paksa beliau bercerita tentang celana tersebut. Aku bilang “awas kalo ga cerita, aku sebarin foto jelekmu dimuka umum” wakakkaakakakakkkk....

Lalu dapatlah aku ceritanya. Tapi bukan karena ancaman tersebut manjur (soalnya ancaman itu ga mempan bagi beliau), itu terjadi karena beliau memang sedang berbaik hati untuk cerita. Jadi, diketahuilah olehku yang baik hati dan rajin menabung ini, bahwa celana keramat tersebut berjumlah enam helai. Jumlah sebanyak itu terjadi karena kebiasaan beliau yang suka belanja barang yang hampir sama. Xixixix
Pantesan semua pakainnya kayak ga pernah ganti. Xixixixixi... padahal ya... aku sudah mikir tuh.. Andai betul beliau memang jarang ganti, boleh tu dimasukin ke laboratorium buat diteliti, karena mungkin saat ini beliau sudah jadi sarang paling nyaman bagi bangsa kudas-kudis, kurap dan kutu aer....wakakakakaakakak... takut nyebar dan menginfeksi banyak orang. Kan bahaya....xixixixi
Idiihhh,,, kebablasan deh ngomongnya. Xixixixi

Lalu, bicara tentang pesona celana keramat. Menurut pengamatanku, celana keramat ini ampuh membuat beliau bergerak dengan leluasa. Ampuh juga membuat beliau terkenal karena ciri khasnya yang suka tampil santai ini. Sehingga bila dilihat dan dibandingkan dengan seksama, senyum beliau saat mengenakan celana keramat, jauh lebih lepas daripada saat beliau menggunakan celana panjang lainnya yang terkesan formal. Terang saja senyum lepas begitu bikin penggemar yang liat klepek-klepek tanpa daya, jejeritan sambil remas-remas pagar besi sampe ga jelas ujudnya. Xixixixi
Efek lain dari pesona celana keramat, beliau tak hanya disukai oleh para penggemar cewe, penggemar cowo pun suka. Bahkan beberapa cowo yang punya disorientasi seksual dengan suka rela menawarkan diri padanya. Xixixixixixixixiii...hahahaha...

Adoh.. sakit perot. Jom, mari dah kita sudahi. Sebelum ditimpuk pake tripod. Xixixixi



Betewe, bagi yang baca tapi ga ngerti, aku cuma bisa bilang "kamu memang tidak  akan pernah mengerti apa yang dirasakan oleh aku dan para penggemar Shikhei lainnya, jika kamu tidak punya idola. Kalau kamu ingin mengerti, pilihlah seorang yang pantas untuk itu. Pilih dia dengan hati, bukan dengan memaksakan diri".