Selasa, 03 Desember 2013
NAIK LEVEL
Membaca sebuah artikel baru di blog yang pernah aku sebut ditulisan sebelumnya, bikin aku senyum-senyum sendiri karena betul kata temanku yang menyambi jadi informan itu, suatu saat kelak dia pasti akan membalasku. Dia add aku di facebook itu hanya untuk mencari tau tentangku, mencari kelemahanku lalu menulisnya dengan penuh kemenangan, layaknya seorang anak yang dapat mainan baru. Jelas aku tersanjung mendengarnya, diperhatikan penulis tingkat tinggi seperti dia adalah kesempatan yang jarang terjadi. Dalam ketersanjunganku, aku berpikir untuk menguji teori manis temanku itu, aku lempar tulisan penuh pujaan, aku lempar status penuh kegalauan, dan hap!!! Umpanku mengena. Diapun menuliskan dugaan sebagaimana yang telah aku prediksi sebelumnya. Bagaimana aku tidak senang? Aku ternyata benar diperhatikan, umpan yang diberipun dengan lahapnya dimakan.... Adakah kesenangan lain yang lebih dari itu??
Selain itu, artikel itu membawa kemenanganku pada idolaku, karena dulu saat aku mengadu padanya beliau bilang “tenang... Dia tidak akan membalasmu, kamu belum selevel sama dia. Dia memang terkejut dengan tulisanmu, namun dia hanya akan membalas orang yang dianggapnya selevel, yang setara sama dia”.
Nah, idolahku..... Dengan munculnya artikel dalam dua bagian tersebut, jelas sudah menunjukkan bahwa aku ini sudah naik level, setara sama dia. Aku menang darimu. hehe.. Buktinya dia bela-belain bahas tentang kampusku, satu-satunya identitas yang terkait jelas dengan diriku. Ya kan?
Walupun hasil tulisannya tidak begitu bagus dan tajam dibanding tulisan-tulisan sebelumnya, aku tetap acungi jempol untuknya. Lumayan lah usahanya, merangkum keluh kesah dari produk gagal yang kabur ditengah jalan karena ga bisa survive, lalu membaca dan mengingat sebutan dari media massa untuk kampusku yang terkenal seantero jagat itu. Itu semuakan butuh usaha juga buat merangkainya jadi kalimat. Apalagi sampai dua bagian begitu, pasti cukup menguras pemikiran agar serasi saat dibaca. Jadi wajarlah aku kasi jempol plus leletan lidah dikit biar keliatan makin genit, biar Mas Turbasi sekalian beronani jiwa. Xixixixii...
Aku bangga saat sadar dia menulis kampusku sebagai kampus calon pemimpin, jadi aku ga perlu pamer-pamer lagi. Udah dia yang publish. Masalah dia tulis tentang kejelekan kampusku, aku santai saja... Karena tulisannya ga akan mampu membuat kampusku gulung tikar. Dulu saja, waktu kampusku dihujat berjuta-juta orang, dikaji berbagai macam komentator ulung, psikolong, departemen pendidikan, dan entah apalagi namanya, tetap tidak bisa membuat orang nomor satu di negeri ini mengambil keputusan untuk membubarkan kampusku, hingga lestarilah kampusku hingga kini. Apalagi hanya tulisan dia yang seupil ini, ga ngaruh man. Xixixixii... Ahhh.. aku jadi sombong sekarang. Mungkin karena aku berkhayal seandainya saja yang dia sebut sebagai lelembut itu adalah aku. Lelembut itukan keren.. Bisa berubah wujud jadi cantik, ramah, lemah lembut... Bisa juga bisa berubah wujud jadi menyeramkan, angkuh, sombong.... Biar matching skalian sama pernyataanya yang bilang “maklum habis menerima sindiran selembut amplas dari pengagum tidak jujur dari alam lain”. Xixixixi...
Pernyataannya itu terdengar saaangat manis ditelingaku, bikin senyumku tak henti-hentinya mengembang. Mengalahkan senyum idola waktu lagi di kereta menuju ijen. Xixixi... Kata-katanya pun mulai terdengar mesra ditelingaku, mungkin karena aku sedang senang atau mungkin karena dia mulai sadar akibat tersapu sindiran selembut amplas itu. Namun kemanisan yang ditunjukan ini tak akan mampu membuatku berpaling dari idolaku, Shikhei Goh. Xixixixi...
(Buat idola, biarkan orang menduga-duga. Dijelaskan pun belum tentu mereka bisa mengerti, maklum setahuku mereka tak pernah mempunyai fans fanatik jadi tak tau bagaimana menyikapinya. Wakakakakakk...).
Aaaiiiihhhh.. Masih kesal juga aku nih.. Cobalaaaaahh gelar sebagai lelembut itu diperjelas utuk siapa biar tulisanku makin panjang, ini malah ga jelas untuk siapa. Begitu juga gelar Mas Turbasi, ga jelas juga buat siapa. Jadi yaaaa... sampai disini sajalah tulisanku. Yang penting aku sudah naik level. hehehe
Langganan:
Postingan (Atom)