Rabu, 10 Oktober 2012

KOMKA


karena ceritanya aku kadung love at the first sigh sama dunia macro, maka bergabunglah aku di Komunitas Macro Kalbar (KOMKA) pada tahun 2012 tapi aku lupa tanggal dan bulannya, pokoknya sekitar 5-7 bulanan gitu deh. n sejak bergabung di KOMKA inilah aku semakin mengenal dunia kecil yang semula sama sekali tak ku sadari.. dunia ini ternyata begitu mengagumkan. 

pada waktu pertamakali pingin motret, aku begitu susah menemukan telen-telen (talent) kecilku ini, aku sampe heran kenapa teman-temanku bisa dengan mudahnya melihat mereka sementara aku tidak.
lalu, secara tak sengaja muncul sebuah inspirasi saat aku sedang nonton film kartun kesayanganku, Simba 1/2m. difilm itu seekor kera memberi petunjuk pada meerkat nakal yang sedang kebingungan "jika kau ingin menemukan apa yang kau cari, lihatlah dibalik apa yang terlihat olehmu" begitu kata si kera. mendengar itu, diam-diam aku pun mengingat kalimat itu dan berusaha memahaminya, hingga akhirnya dengan bahasaku sendiri, kalimat itu ku artikan sebagai "ngezoom" dengan menggunakan kedua mata agar aku dapat menemukan makhluk-makhluk kecil yang ku cari disekitarku (maksa banget pengertiannya ya..xixixiixi).

mula-mula aku melakukannya dengan cara melototi sekitar, tapi alih-alih dapat melihat "mereka", yang ada malah mataku jadi perih dan kabur. hehe... tak habis akal, kucoba lagi dengan berbagai cara lainnya. terakhir, aku menganggap mataku sendiri adalah sebuah lensa, jadi...kubesarkan pelan-pelan sudut pandangku, ku arahkan mataku pelan-pelan saat mengamati sekitar, kutajamkan, fikiranku kufokuskan... pokoknya sama persislah seperti saat aku sedang ngezoom menggunkan lensa yang dapat membuat tampilan mereka terlihat "besar". dan.. benar saja, akhirnya   aku mampu menemukan "mereka" dengan mata telanjang, ada seekor! dua ekor!! tiga ekor.. empat.. dan oh ramenya..!!! aku ternganga sendiri, "kereenn!!!!!!" begitu pikirku dengan penuh kagum.

lalu, beberapa bulan kemudian mataku sudah terlatih untuk ngezoom dengan baik. aku bisa ngezoom dengan kedua mataku saat aku sedang berjalan, sedang duduk menunggu sesuatu atau bahkan saat aku sedang berkendara, mataku ini hampir selalu bisa menemukan "mereka". makanya ketika hunbar KOMKA dengan MAP dan NPC tanggal 23 September 2012 lalu, ditengah sesi model aku bisa melihat seekor mantis kecil diantara kaki si model. dan tanpa sadar aku berteriak kencang agar si mantis kecil itu tak terinjak olehnya. hehehe

nih dia si mantis kecil (by Theofilus Irwan)

pokoknya sejak mataku bisa ngezoom, aku tak pernah lagi merasa duniaku sunyi kala aku sendirian, tak pernah lagi aku merasa bosan saat menunggu bus lewat, sebab mataku dapat dengan cepatnya teralihkan pada dunia kecil itu. dalam diam bisa kulihat mereka sibuk terbang kesana sana kemari, hinggap kesana, hinggap kesini, terbang lagi, hinggap lagi... tak bosan-bosannya. hingga suatu saat, "hap!!!" mereka menangkap makhluk lainnya untuk dijadikan sarapan, camilan atau bahkan makan besar. tak jarang, mereka juga tertangkap dan mengalami nasib yang sama. ngeri.. tapi seru! bahkan.... terkadang, tanpa sengaja aku melihat juga pesta perkawinan mereka, ad yang segera bersembunyi, namun ada juga yang tak peduli dengan kehadiranku. "moment yang bagus" pikirku, namun saat mata mereka juga menatapku, aku tiba-tiba saja merasa malu.....iiiih, ternyata aku telah menjadi seorang tukang intip ya... hahaha

 jepretanku, yang liat ini berarti ngintip juga ya...

trus, setelah lulus tahap ngezoom, aku mengalami kendala berat yang sampai sekarang masih terus menggangguku, yaitu ketika aku akan mengabadikan apa yang aku lihat dengan mataku kedalam lensa. rasanya apa yang aku lihat dengan mata "zoombastic"ku terlihat lebih baik dari yang tertangkap oleh kamera. dikamera hasilnya jadi missfokus lah, jadi shake-lah, macem-macemlah pokoknya. apalagi saat pas mau nekan shutter, aku sering gemetaran ga kuat nahan nafas...hehe

 salah satu jepretanku juga

begitulah, ternyata foto macro itu tak semudah yang aku bayangkan. sebab, macro itu tidak seperti foto model, yang bisa kita atur dan kita arahkan, yang bisa kita tentukan lokasi dan moment-nya. macro itu menurutku adalah tentang kesabaran dan keberuntungan. sabar untukku mendekati object yang tak selalunya suka didekati, sabar untukku menunggu moment yang selalunya tak tepat, sabar untukku menerima pandangan aneh orang-orang yang lewat dan sabar untukku menghadapi rasa gatal tergores duri dan ilalang, yang membuat kulitku jari tak mulus dan berjerawat (xixixixxi) serta sabar untukku menghadapi dinginnya embun dan panasnya matahari kala hunbar.... (jiaaahh...puitis banget yah..)

di KOMKA ini aku berlatih untuk mengatasi semua kekuranganku ini, maskipun sekarang hasilnya belum terlihat, tapi kalian tunggu saja, akan ada masanya dimana aku bisa mengatasi semuanya. apalagi yang membimbingku adalah para master macro di KOMKA seperti  Danniel Partogi, Mas Irfan Marindra, Theofilus Irwan, Tustel Ico, Iwan Ponti, Anggara Fauzan alias si Ojan unyu celaluw, dll (terlalu banyak untuk ditulis, yang ditulis hanya yang ngajarin ajah ya...wkwkwkwkwkkwk).

pertama ketemu KoMKa, 17 Juni 2012
(by Qois)

with Sultan Macro, Danniel Partogi


ah ya... ada sedikit yang ingin aku ceritakan tentang mas Irfan Marindra, beliau ini Ketua KOMKA yang baru. beliau ini jugalah orang yang telah mempercayakan aku untuk menjadi admin KOMKA bagian humas. awalnya aku kaget waktu dimintai kesediaan menjadi humas, masalahnya aku belum lama bergabung di KOMKA, karyaku pun belum ada yang meraih Frame KOMKA, tapi aku positif thingking saja mungkin ini kesempatan bagiku untuk lebih dekat dengan dunia macro. apalagi senyum yang terselip dalam permintaan pak ketua ini terlalu manis untuk ditolak, tutur katanya pun terdengar halus dan sopan, bikin aku mati kutu, dan cilakanya, sebelum kutunya mati aku masih sempat-sempatnya berfikir "setttdahhh..ternyata dia lebih manis dari akyu!"  (gubrakkk....)
Ketua KOMKA, mas Irfan Marindra
(by hasil nyolong via FB..xixixixi)

naahh.. uda liatkan senyumnya?? manis kan?? senyum pak ketua inilah yang selalu membuat aku semangat kala berdiskusi dengannya, ide-ide yang aku sampaikan selalu beliau tanggapi dengan senyum dan jawaban yang bijak, belum pernah kuliat beliau menjadi temperamen karena sesuatu. beliau orangnya kebapakan dan beliau juga orangnya cepat tanggap dan selalu gerak cepat. buktinya, pameran baru dilaksanakan bulan Maret 2013, eh, sekarang aja beliau sudah wara-wiri kesana kemari dibantu rekan-rekan yang lain. dan lagi, mungkin berkat berkah dari senyumnya itu juga kali beliau bisa mendapatkan diskon 70% dari sponsor. sungguh sebuah totalitas dan pencapaian yang patut diacungi jempol. fufufuuuu....tak salah rasanya saya memilihnya sebagai ketua. xixixixi.


ini logo KOMKA




sekian saja dulu cerita KOMKA ini kutulis, nanti di lanjutkan pada entry berikutnya ya.. bye...






Minggu, 07 Oktober 2012

Mr. Shikhei

sebagai seorang fans, aku terus mengikuti perkembangan foto Mr. Shikhei Goh lewat akun-akunnya.
namun karena banyaknya aktivitas, aku seringkali ketinggalan.
karena itu, ku muat saja disini agar aku tak lupa dan mesti bongkar-bongkar koleksi fotonya.
heheheheheee

untuk hasil foto, selain foto capung dalam deraian hujan itu masih banyak foto-foto Mr. Shikhei yang menurutku sangat bagus, diantaranya  :


 sumber :
http://www.facebook.com/pages/Shikhei-Goh/335629759852057?sk=photos_stream

trus...

selain bakat, sang master juga didukung perlengkapan keren ini.

 Canon EOS 7D plus 100mm 2.8L

 Canon mpe-65

Canon Twinlite (mt_24) and DIY diffuser

 Raynox dcr 250

Canon Speedlite 580 ex II


trus yang ini, foto-foto Mr. Shikhei in actions :

by Erwin Astro

by Hadrani Hasan

by Muhammad Roem Phn


nah.... itulah sedikit tentang FG idolaku yang aku muat disini,
bagi rekan-rekan pemula di dunia macro seperti diriku, janganlah merasa rendah diri dengan perlengkapan beliau, atau malah berpikir seandainya kita punya perlengkapan seperti beliau, lantas kita juga bisa langsung menghasilkan foto sebagus karya beliau tanpa perlu belajar lagi.
ingatlah bahwa sebuah proses itu tidak bisa instan.
dan lagi, dengan teknik tertentu kita juga bisa memaksimalkan perlengkapan yang kita miliki,
asal kita ga malu bertanya dan rajin praktek sendiri atau ikut hunbar. so, tetap semangat ya!!!
(sebenarnya kalimat ini lebih ditujukan pada diri sendiri. xixixi)


dah... lega rasanya setelah memuat ini. hehe
semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi juga bagi teman-teman yang baca.





bling-bling rumput syarini




rumput ini ku jepret di pagi hari, kala embun sedang bergelayutan disetiap bagiannya. indah... seperti perhiasan. karena itu aku memberinya nama, bling-bling rumput syarini. hehe





Sabtu, 06 Oktober 2012

Love at first sight

tarraaaaa.....!!!!
inilah foto karya Mr. Shikhei Goh yang telah membuatku jatuh cinta untuk pertamakalinya pada foto macro.



 foto ini secara tidak sengaja aku lihat di National Geographis Photo Contes 2011
dan kerennya, foto ini ternyata memenangkan kontes tersebut dari kategori Nature-Winners Wallpaper

lihat selengkapnya sini :

keren kan???

dulu, aku begitu susah ingin menemukan akun Mr. Shikhei Goh
jadi disini, dengan tidak mengurangi rasa hormat pada Mr. Shikhei, aku membagi link nya sehingga rekan-rekan bisa segera berinteraksi dengan Fotografer idolaku ini :
 
situs web :
Facebook :

Twitter :

nah... ini dia orang yang bernama Mr. Sikhei Goh...


terakhir...
layaknya serang fans kepada idolanya, aku juga berharap suatu saat aku bisa bertemu langsung dengan beliau apalagi sampai hunting bareng......hehe
 
semoga ini bisa segera jadi kenyataan ya... amin!





my first comunity

komunitas foto pertama saya adalah NPC (Ngabang Photoarts Comunity) sebuah komunitas foto yang cukup disegani para pemilik studio foto di wilayah Kabupaten Landak.

Dikomunitas ini aku belajar banyak hal tentang foto dan kebersamaan. 
Selama bergabung dalam komunitas ini, yang paling berkesan bagiku adalah ketika hunting disebuah air terjun. saat itu kami berencana hunting sambil bakar ayam, namun karena kayu yang digunakan agak basah, api yang dibuat seringkali padam. kesal, teman-teman NPC berulangkali menyiramkan bensin agar api kembali menyala, belum lagi kayu menjadi arang, juru masaknya (Anyu dan Heri) sudah meletakkan ayam diatasnya, sehingga jadilah ayam bakar yang sedikit beraroma bensin. hehe

 makasi pengalamannya NPC... 
makasi juga buat Pak Pius Edwin dan Pak Boss yang sudah mengenalkan saya pada komunitas ini. 
terimakasih Aank Dab, Didit Wahyudin, Andre Rawing, Herry Monza, Gusti Heri Irawan, Arif Mukhlis, Utin Melly, Wira Moreng, Banyu Semapo dll
 juga para talent yang ada di komunitas NPC.

foto keluarga NPC, sayang tak banyak yg hadir.

 serunya NPC... hahahaaa

dedengkot NPC, Pak Boss Ferry Faisal

ini dia.... "ayam bakar bensin ala NPC"





Kamis, 04 Oktober 2012

wellcome to my gallery



tadinya... aku terjun ke dunia photografi ini untuk menunjukkan padanya aku juga bisa. 
aku belajar dan terus belajar, tapi ketika aku berhasil lebih darinya, aku merasa hampa. 
merasa tak ada lagi yang ingin ku kalahkan. hingga akhirnya aku melihat sebuah foto....... 
dimana seekor capung sedang bertahan dalam deraian hujan. 
aku langsung jatuh cinta.

kini.... 
aku memutuskan untuk tetap terus memotret, 
bukan lagi untuk mengalahkan seseorang, 
tapi karena rasa cinta yang mulai tumbuh dan mengakar dihati.
love is macro, begitu kata teman-temanku di Komka.


Salam jepret.
Sutri Sasmita Kusmianti