karena ceritanya aku kadung love at the first sigh sama dunia macro, maka bergabunglah aku di Komunitas Macro Kalbar (KOMKA) pada tahun 2012 tapi aku lupa tanggal dan bulannya, pokoknya sekitar 5-7 bulanan gitu deh. n sejak bergabung di KOMKA inilah aku semakin mengenal dunia kecil yang semula sama sekali tak ku sadari.. dunia ini ternyata begitu mengagumkan.
pada waktu pertamakali pingin motret, aku begitu susah menemukan telen-telen (talent) kecilku ini, aku sampe heran kenapa teman-temanku bisa dengan mudahnya melihat mereka sementara aku tidak.
lalu, secara tak sengaja muncul sebuah inspirasi saat aku sedang nonton film kartun kesayanganku, Simba 1/2m. difilm itu seekor kera memberi petunjuk pada meerkat nakal yang sedang kebingungan "jika kau ingin menemukan apa yang kau cari, lihatlah dibalik apa yang terlihat olehmu" begitu kata si kera. mendengar itu, diam-diam aku pun mengingat kalimat itu dan berusaha memahaminya, hingga akhirnya dengan bahasaku sendiri, kalimat itu ku artikan sebagai "ngezoom" dengan menggunakan kedua mata agar aku dapat menemukan makhluk-makhluk kecil yang ku cari disekitarku (maksa banget pengertiannya ya..xixixiixi).
lalu, secara tak sengaja muncul sebuah inspirasi saat aku sedang nonton film kartun kesayanganku, Simba 1/2m. difilm itu seekor kera memberi petunjuk pada meerkat nakal yang sedang kebingungan "jika kau ingin menemukan apa yang kau cari, lihatlah dibalik apa yang terlihat olehmu" begitu kata si kera. mendengar itu, diam-diam aku pun mengingat kalimat itu dan berusaha memahaminya, hingga akhirnya dengan bahasaku sendiri, kalimat itu ku artikan sebagai "ngezoom" dengan menggunakan kedua mata agar aku dapat menemukan makhluk-makhluk kecil yang ku cari disekitarku (maksa banget pengertiannya ya..xixixiixi).
mula-mula aku melakukannya dengan cara melototi sekitar, tapi alih-alih dapat melihat "mereka", yang ada malah mataku jadi perih dan kabur. hehe... tak habis akal, kucoba lagi dengan berbagai cara lainnya. terakhir, aku menganggap mataku sendiri adalah sebuah lensa, jadi...kubesarkan pelan-pelan sudut pandangku, ku arahkan mataku pelan-pelan saat mengamati sekitar, kutajamkan, fikiranku kufokuskan... pokoknya sama persislah seperti saat aku sedang ngezoom menggunkan lensa yang dapat membuat tampilan mereka terlihat "besar". dan.. benar saja, akhirnya aku mampu menemukan "mereka" dengan mata telanjang, ada seekor! dua ekor!! tiga ekor.. empat.. dan oh ramenya..!!! aku ternganga sendiri, "kereenn!!!!!!" begitu pikirku dengan penuh kagum.
lalu, beberapa bulan kemudian mataku sudah terlatih untuk ngezoom dengan baik. aku bisa ngezoom dengan kedua mataku saat aku sedang berjalan, sedang duduk menunggu sesuatu atau bahkan saat aku sedang berkendara, mataku ini hampir selalu bisa menemukan "mereka". makanya ketika hunbar KOMKA dengan MAP dan NPC tanggal 23 September 2012 lalu, ditengah sesi model aku bisa melihat seekor mantis kecil diantara kaki si model. dan tanpa sadar aku berteriak kencang agar si mantis kecil itu tak terinjak olehnya. hehehe
nih dia si mantis kecil (by Theofilus Irwan)
pokoknya sejak mataku bisa ngezoom, aku tak pernah lagi merasa duniaku sunyi kala aku sendirian, tak pernah lagi aku merasa bosan saat menunggu bus lewat, sebab mataku dapat dengan cepatnya teralihkan pada dunia kecil itu. dalam diam bisa kulihat mereka sibuk terbang kesana sana kemari, hinggap kesana, hinggap kesini, terbang lagi, hinggap lagi... tak bosan-bosannya. hingga suatu saat, "hap!!!" mereka menangkap makhluk lainnya untuk dijadikan sarapan, camilan atau bahkan makan besar. tak jarang, mereka juga tertangkap dan mengalami nasib yang sama. ngeri.. tapi seru! bahkan.... terkadang, tanpa sengaja aku melihat juga pesta perkawinan mereka, ad yang segera bersembunyi, namun ada juga yang tak peduli dengan kehadiranku. "moment yang bagus" pikirku, namun saat mata mereka juga menatapku, aku tiba-tiba saja merasa malu.....iiiih, ternyata aku telah menjadi seorang tukang intip ya... hahaha
jepretanku, yang liat ini berarti ngintip juga ya...
trus, setelah lulus tahap ngezoom, aku mengalami kendala berat yang sampai sekarang masih terus menggangguku, yaitu ketika aku akan mengabadikan apa yang aku lihat dengan mataku kedalam lensa. rasanya apa yang aku lihat dengan mata "zoombastic"ku terlihat lebih baik dari yang tertangkap oleh kamera. dikamera hasilnya jadi missfokus lah, jadi shake-lah, macem-macemlah pokoknya. apalagi saat pas mau nekan shutter, aku sering gemetaran ga kuat nahan nafas...hehe
salah satu jepretanku juga
begitulah, ternyata foto macro itu tak semudah yang aku bayangkan. sebab, macro itu tidak seperti foto model, yang bisa kita atur dan kita arahkan, yang bisa kita tentukan lokasi dan moment-nya. macro itu menurutku adalah tentang kesabaran dan keberuntungan. sabar untukku mendekati object yang tak selalunya suka didekati, sabar untukku menunggu moment yang selalunya tak tepat, sabar untukku menerima pandangan aneh orang-orang yang lewat dan sabar untukku menghadapi rasa gatal tergores duri dan ilalang, yang membuat kulitku jari tak mulus dan berjerawat (xixixixxi) serta sabar untukku menghadapi dinginnya embun dan panasnya matahari kala hunbar.... (jiaaahh...puitis banget yah..)
di KOMKA ini aku berlatih untuk mengatasi semua kekuranganku ini, maskipun sekarang hasilnya belum terlihat, tapi kalian tunggu saja, akan ada masanya dimana aku bisa mengatasi semuanya. apalagi yang membimbingku adalah para master macro di KOMKA seperti Danniel Partogi, Mas Irfan Marindra, Theofilus Irwan, Tustel Ico, Iwan Ponti, Anggara Fauzan alias si Ojan unyu celaluw, dll (terlalu banyak untuk ditulis, yang ditulis hanya yang ngajarin ajah ya...wkwkwkwkwkkwk).
pertama ketemu KoMKa, 17 Juni 2012
(by Qois)
with Sultan Macro, Danniel Partogi
ah ya... ada sedikit yang ingin aku ceritakan tentang mas Irfan Marindra, beliau
ini Ketua KOMKA yang baru. beliau ini jugalah orang yang telah mempercayakan aku untuk menjadi
admin KOMKA bagian humas. awalnya aku kaget waktu dimintai kesediaan
menjadi humas, masalahnya aku belum lama bergabung di KOMKA, karyaku pun
belum ada yang meraih Frame KOMKA, tapi aku positif thingking saja
mungkin ini kesempatan bagiku untuk lebih dekat dengan dunia macro.
apalagi senyum yang terselip dalam permintaan pak ketua ini terlalu manis untuk ditolak, tutur
katanya pun terdengar halus dan sopan, bikin aku mati kutu, dan cilakanya, sebelum kutunya mati aku masih sempat-sempatnya berfikir "setttdahhh..ternyata dia lebih manis dari
akyu!" (gubrakkk....)
Ketua KOMKA, mas Irfan Marindra
(by hasil nyolong via FB..xixixixi)
(by hasil nyolong via FB..xixixixi)
naahh.. uda liatkan senyumnya?? manis kan?? senyum pak ketua inilah yang selalu membuat aku semangat kala berdiskusi dengannya, ide-ide yang aku sampaikan selalu beliau tanggapi dengan senyum dan jawaban yang bijak, belum pernah kuliat beliau menjadi temperamen karena sesuatu. beliau orangnya kebapakan dan beliau juga orangnya cepat tanggap dan selalu gerak cepat. buktinya, pameran baru dilaksanakan bulan Maret 2013, eh, sekarang aja beliau sudah wara-wiri kesana kemari dibantu rekan-rekan yang lain. dan lagi, mungkin berkat berkah dari senyumnya itu juga kali beliau bisa mendapatkan diskon 70% dari sponsor. sungguh sebuah totalitas dan pencapaian yang patut diacungi jempol. fufufuuuu....tak salah rasanya saya memilihnya sebagai ketua. xixixixi.
ini logo KOMKA
sekian saja dulu cerita KOMKA ini kutulis, nanti di lanjutkan pada entry berikutnya ya.. bye...













+and+DIY+diffuser.jpg)










